Bambang Setiawan on Management

1 November 2006

Co-branding dalam bisnis kartu kredit

Filed under: 03 Marketing Mgt - Administrator @ 9:18 am

Co-branding (atau dual branding) adalah kejadian dimana dua (atau lebih) brand dikombinasikan dalam satu penawaran pemasaran. Masing-masing pemilik brand mengharapkan brand yang menjadi mitranya itu, akan memperkuat preference konsumen atau intensi konsumen untuk membeli (Kotler, 2003, h434).

Di akhir tahun 2005, awal 2006, strategi co-branding dipakai dalam pemasaran kartu kredit di Indonesia, sebagaimana diberitakan dalam Majalah Trust no 18, 13-19 Februari 2006.

GE Finance Indonesia menggandeng Toko Swalayan Carrefour mengeluarkan Kartu Belanja Carrefour (KBC). Kerjasama ini berjalan sukses bagi GEFI, karena pemegang kartunya bertambah 400.000 unit dalam masa 3 tahun. Dari 1 juta kartu kredit GE, 40% berasal dari KBC.
Dari 45 gerai Carrefour di dunia, 20 di antaranya ada di Indonesia. Setiap gerai di Indonesia rata-rata dikunjungi 5000 pengunjung.

Adapun kartu kredit BNI menggandeng Matrix milik Indosat. Saat ini kartu kredit BNI mencapai 1 juta unit. Ada berbagai keuntungan yang diberikan pada pemegang kartu kredit Matrix-BNI, diantaranya adalah mereka medapatkan pelayanan informasi gratis. Nasabah bisa melakukan pembayaran tagihan Matrix secara autodebit. Dan, nasabah behak atas diskon tagihan hingga senilai Rp 450.000.

Sementara itu BII memilih Astra World dan Lion Air sebagai mitra co-branding. Dalam kemitraan ini , selain fasilitas-fasilitas yang diberikan pada nasabah, BII juga mendapatkan keuntungan karena dapat melihat database klien yang menjadi mitranya.

Citibank yang menggandeng Garuda sebagai mitra co-branding, mengharapkan dapat memperoleh tambahan nasabah baru yang berkualitas. Fasilitas yang diberikan pada nasabah adalah dalam hal point reward. Misalnya, kalau tiket Garuda dibeli dengan kartu kredit biasa, bonus yang diterima oleh nasabah adalah 600 bonus milage. Sedangkan kalau dengan kartu kredit Garuda Indonesia Citibank, bonusnya akan dua kali lipat, yaitu 1200 bonus milage. Pada kartu kreditnya terpampang logo dari masing-masing brand.

2 July 2005

New Users … New Uses … New Usage

Filed under: 03 Marketing Mgt - Administrator @ 11:05 am

Supaya total market dari satu produk main besar, produsen (terutama yang dominan) biasanya mencari akal agar muncul new users, new uses dan atau new usage.

Kalau saat ini kebanyakan peminum kopi adalah orang tua, maka iklannya dibuat sedemikian sehingga menyarankan agar remaja juga minum kopi. Disini produsen berusaha menciptakan news users.

Produsen teh Sariwangi sampai membuat booklet berisi resep-resep kue yang menggunakan teh sebagai bahannya. Dengan kata lain, produsen menyarankan ibu-ibu agar menggunakan teh untuk kegunaan selain minuman. Disini produsen berusaha menciptakan new uses.

Ada kegunaan baru dari SMS selain komunikasi. Yaitu … memberi dukungan agar penyanyi favorit kita dapat menjadi juara dalam AFI, Indonesian Idol, KDI dan lain-lain. Dengan ini juga artinya produsen menciptakan more uses.

Dengan SMS juga dapat melakukan transaksi perbankan.

Produsen pasta gigi dengan iklannya pernah menyarankan konsumen untuk menutup semua ujung bulu sikat gigi oleh pasta, agar efektif pembasmian kumannya katanya. Padahal kita biasa merocotin seujung kuku kelingking saja. Ini adalah new usage

Seringkali idenya datang dari konsumen sendiri. Produsen mentega pernah bikin sayembara segala.

Beberapa hari yang lalu saya ketemu seorang teman alumni ITB yang mempunyai pabrik blender. Saya sarankan dia supaya lewat iklan atau SPGnya (sales promotion girl) memberitahu konsumennya supaya menggunakan blender untuk meramu sambal dan bumbu menggunakan blender. Supaya tidak campur-campur baunya, satu rumah kalau bisa punya tiga : satu untuk makanan bayi, satu untuk bikin juice dan susu kacang kedelai buat ibu, satu untuk pembatu kalau mau bikin sambal dan bumbu. Untuk bapa, silahkan pakai yang kecilnya untuk bikin bubuk kopi sendiri dari biji kopi.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King