<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Persaingan Memperebutkan Ruang Dalam Lalu-lintas Kota Jakarta</title>
	<link>http://bsetiawan55.blogsome.com/2008/05/13/porter-traffic-transport/</link>
	<description>Collection of Indonesian Cases dan Problems on Management</description>
	<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 20:21:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: harith</title>
		<link>http://bsetiawan55.blogsome.com/2008/05/13/porter-traffic-transport/#comment-4</link>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 03:52:23 +0100</pubDate>
		<guid>http://bsetiawan55.blogsome.com/2008/05/13/porter-traffic-transport/#comment-4</guid>
					<description>Menarik sekali artikel Pak Bambang, namun saya ingin berdiskusi tentang determinan no.4 bahwa pemasok tetap menjadi pemasok. Sekilas memang lebih menguntungkan demikian. Namun yang saya dengar akhir2 ini pemasok ingin menjadi pemain juga. 

Karena permintaan akan mobil angkutan menurun, pemasok berusaha mendapatkan izin trayek dari pemerintah dari trayek yang seharusnya sudah overload, jadilah dealer juga ikut memasarkan izin trayek ketika sseorang membeli unit kendaraan.

Selain itu kira2 apalagi ya, permasalahan angkutan darat jika dilihat dari sudut persaingan usaha, mengingat institusi kami sedang meneliti masalah ini. Mohon tanggapannya. Trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Menarik sekali artikel Pak Bambang, namun saya ingin berdiskusi tentang determinan no.4 bahwa pemasok tetap menjadi pemasok. Sekilas memang lebih menguntungkan demikian. Namun yang saya dengar akhir2 ini pemasok ingin menjadi pemain juga. </p>
	<p>Karena permintaan akan mobil angkutan menurun, pemasok berusaha mendapatkan izin trayek dari pemerintah dari trayek yang seharusnya sudah overload, jadilah dealer juga ikut memasarkan izin trayek ketika sseorang membeli unit kendaraan.</p>
	<p>Selain itu kira2 apalagi ya, permasalahan angkutan darat jika dilihat dari sudut persaingan usaha, mengingat institusi kami sedang meneliti masalah ini. Mohon tanggapannya. Trims
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
