Efek Rumah Katsa
Setelah membaca berita banjir di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Pak Herbang - teman saya - berkomentar seperti berikut.
“Aku sudah bilang dari dulu. Inilah akibat ulah si Tambunan waktu dia bekerza di DKI.”
“Apa salah si Tambunan ini, Pak Herbang ? Pagi-pagi kok sudah marah-marah.”
“Waktu dia bekerza di DKI … dialah yang mengeluarkan izin pembangunan gedung-gedung tinggi sepanzang zalan Thamrin, Sudirman dan Kuningan itu.”
“Terus … apa hubungannya pembangunan gedung-gedung tinggi itu dengan banjir, Pak Herbang ?”
“Yaa tentu adalah … kalau kita lihat gedung-gedung itu ‘kan semua dilapis dengan kaca luarnya. Ini semua menimbulkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca ituuuu ….. ya banzirlah artinya. Jadi nanti Ancol akan tenggelam. Pluit zuga.”
Berhari-hari saya memikirkan hal ini. Apakah betul begitu maksud efek rumah kaca itu ? Rasanya bukan begitu yang dipelajari waktu kuliah.
Tapi kok Pak Herbang begitu yakin dengan pendapatnya.
